Benny Wenda

Yakinkan publik Selandia Baru soal West Papua, Tantowi Yahya kerja keras

Posted on

Tantowi Yahya sewaktu masih menjadi anggota DPR dalam sebuah kesempatan di Jakarta – IST

Jayapura – Tantowi Yahya, politisi Partai Golkar yang sempat menjabat anggota DPR RI kini menjadi Duta Besar RI untuk Selandia Baru. Sejak awal ketika diisukan menjadi kandidat dirinya sudah menyatakan memiliki misi secara khusus ingin mengedukasi masyarakat Selandia Baru mengenai Papua.

Politisi mantan artis yang beberapa tahun belakangan ini getol mengangkat persoalan Papua ini mulai bertugas di Selandia Baru di tengah meningkatnya wacana West Papua di negeri itu.

Benny Wenda, juru bicara ULMWP berbasis di London baru saja menyelesaikan turnya di Selandia Baru untuk melakukan lobi dukungan bagi penentuan nasib sendiri West Papua. Hasilnya, sebelas anggota parlemen Selandia Baru dari empat partai politik menandatangani deklarasi internasional menyerukan referendum penentuan nasib sendiri Papua di bawah pengawasan internasional.

Peristiwa itu juga diwarnai oleh dukungan demonstrasi pro pembebasan West Papua di depan kedutaan Indonesia.

Parlemen urusan Luar Negeri dan Perdagangan juga sedang mempertimbangkan petisi yang mendesak pemerintah Selandia Baru untuk menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran HAM oleh aparat keamanan di West Papua.

“Kami paham persepsi yang beredar di sini terkait Papua,” kata duta besar Tantowi Yahya kepada RNZI sambil meyakinkan media tersebut bahwa polisi dan militer Indonesia sudah melakukan pekerjaan mereka dengan hati-hati di Papua.

“Mereka sudah diinformasikan dan dilatih dengan sangat baik untuk tidak melakukan pelanggaran HAM (di Papua)… Tetapi malah berita-berita yang beredar di dunia berkebalikan soal itu,” kata Tantowi.

Dia menyatakan bahwa saat ini pembangunan di papua “bergerak sangat cepat”, sebuah capaian dari komitmen Presiden Jokowi terahdap infrastruktur di Papua dan pemberdayaan masyarakat.

“Dalam waktu yang tak lama lagi, saudara-saudari kami di Papua dapat menikmati berbagai hal yang telah lebih dulu dinikmati oleh saudar-saudarinya di provinsi-provinsi lain,” ujar Tantowi.

Duta Besar menghendaki hubungan kedua negara yang sudah baik menadi lebih baik lagi, khususnya terkait kesepemahaman menyangkut isu Papua. Ketertarikan publik Selandia Baru terhadap isu Papua membuat pemerintah Indonesia merasa perlu memberikan klarifikasi, kata dia.

Dia menyangkal sebagai tidak akurat pendapat yang mengatakan militer dan polisi Indonesia memiliki kontrol sangat kuat di Papua ketimbang pemerintah.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa kenyataannya kedua provinsi Papua dan kabupaten/kota saat ini sudah dipimpin oleh orang asli Papua. “Rakyat Papua… berbahagia bersama Indonesia,” kata Tantowi Yahya.

Dia juga menekankan pemerintah tidak dapat menghentikan migrasi ke Papua. “Rakyat Indonesia bebas tinggal, hidup, dan kerja dimana saja, dan karena Papua bagian dari Indonesia maka ya mereka bisa ke sana,” kata dia.

Duta Besar itu memang tidak menganggap masalah ketika bisnis di Papua dikuasai oleh orang-orang Non-Papua. Kata dia, “Bisnis itu kan sesuatu yang abru bagi orang Papua, jadi mereka harus belajar. Ini semacam transfer pengetahuan dari para pendatang ke etnik Papua,” jawabnya santai.(*)

Sumber: http://tabloidjubi.com

Iklan

Bicarakan keanggotaan West Papua, Sogavare mulai tur MSG

Posted on

Ketua Melanesia Spearhead Group (MSG), Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare saat bertemu pimpinan ULMWP di Honiara tahun lalu – Jubi/Victor Mambor

Jayapura, Jubi  – Ketua Melanesia Spearhead Group (MSG), Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare memulai turnya ke Ibukota negara-negara anggota MSG, Jumat (13/1/2017).

Dilansir RNZI (13/1) Tur ini dilakukan Sogavare setelah gagalnya penyelenggaraan KTT para pemimpin MSG tahun lalu akibat perbedaan pandang bagaimana memposisikan diri terhadap isu West Papua.

Bulan lalu, beberapa menteri luar negeri negara-negara MSG bertemu di Port Vila dan membuat rekomendasi keanggotaan MSG, namun Frank Bainimarama , Perdana Menteri Fiji tidak hadir.

Kepulauan  Solomon dan Vanuatu selama ini yang terus membuka diri mengakomodir keanggotaan penuh West Papua di MSG sementara Fiji dan PNG menolaknya.

Indonesia yang menganggap West Papua adalah bagian Melanesia dari NKRI, sebagai anggota asosiasi berkeinginan mencegah ULMWP mendapatkan keanggotaan penuh di MSG.

Sogavare dijadwalkan bertemua Charlot Salwai, kolega politiknya di Port Vila serta juru bicara gerakan FLNKS Kaledonia Baru, Victor Tutugoro. DIa kemudian bertolak ke ke Suva, Fiji dan Port Moresby, PNG.

Menurut informasi kantor Perdana Menteri Kepulauan Solomon, melalui tur tersebut Sogavare juga akan mengajukan Revisi Kriteria status Keanggotaan Observer, Keanggotaan Associate dan Pedoman baru MSG kepada para pemimpin tersebut.

Perdana Menteri bersama delapan anggota delegasinya, termasuk sekretaris MSG, pejabat kementerian luar negeri dan perdagangan serta anggota kepolisian khusus akan kembali ke Honiara 26 Januari mendatang.(*)

Sumber: http://tabloidjubi.com/

Gerakan Pembebasan Papua Barat lobi-lobi di PBB

Posted on Updated on

PBB, New York.
Gerakan Pembebasan Serikat untuk para pemimpin Papua Barat telah melobi di PBB di New York. Foto: RNZ / Alexander Robertson

Gerakan Pembebasan Serikat untuk para pemimpin Papua Barat telah di New York minggu ini, melobi di PBB tentang perjuangan penentuan nasib mereka di Indonesia.

Pembebasan Gerakan sekretaris jenderal Octo Mote dan juru bicara Benny Wenda mengatakan mereka telah bertemu dengan para pejabat dari beberapa departemen PBB dan berbagai kedutaan.

Mereka telah berbicara tentang harapan mereka untuk baru internasional yang diawasi penentuan nasib sendiri suara untuk penduduk asli wilayah Papua Indonesia.

Mr Wenda mengatakan lobi memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki kesalahan informasi menyebar secara internasional tentang Papua oleh Jakarta dan orang-orang di dalam sistem PBB menghargai diskusi.

“Kami juga memperbarui situasi saat ini (di tanah di Papua) dan ini adalah seperti … bahwa Papua Barat telah diabaikan selama lima puluh tahun terakhir, jadi mereka terkejut bahwa ini telah berlangsung. Jadi ada jumlah diplomat kita bertemu di New York. “

Mr Wenda mengatakan bahwa mengambil hal tersebut kepada PBB merupakan bagian dari fase baru perjuangan mereka.

Dia mengatakan masalah gabungan dari pelanggaran hak asasi manusia di Papua Barat, dan Papua menentukan nasib sendiri perjuangan, dianggap masalah bagi seluruh Pasifik pulau, dan bahwa negara-negara Pasifik semakin mendukung.

Jakarta mengatakan penggabungan Papua ke Indonesia adalah final dan bahwa pelanggaran hak asasi manusia di wilayah tersebut sedang ditangani .

Hal ini juga mengatakan sedang mencurahkan sumber daya yang signifikan dalam menciptakan kondisi yang lebih baik bagi pembangunan ekonomi di tingkat akar rumput di masyarakat Papua Barat.

Namun, meskipun sensitivitas Jakarta untuk itu, ada berbagai keuntungan diplomatik dilakukan tahun ini dalam memajukan Papua Barat sebagai masalah bagi PBB untuk mengatasi.

Ini termasuk panggilan oleh Parlemen Internasional untuk Papua Barat untuk referendum kemerdekaan di Papua, dan munculnya Koalisi Pacific untuk Papua Barat.

Hal ini masih belum jelas apakah MSG akan menerima tawaran Gerakan Pembebasan untuk menjadi anggota penuh dalam kelompok – keputusan bisa dibuat sebelum Natal, menurut sekretariat MSG.

Namun Mr Wenda mengatakan orang Papua sangat didorong oleh panggilan belum pernah terjadi sebelumnya oleh tujuh negara Pasifik di Majelis Umum PBB pada bulan September untuk masyarakat dunia untuk mengambil tindakan tentang dugaan ketidakadilan sejarah dan saat ini di Papua.

Sumber : http://www.radionz.co.nz/

Foto peluncuran Oceania Network di Connections Pacific Western Sydney University-Australia

Posted on Updated on

Foto peluncuran Oceania Network di Connections Pacific Western Sydney University-Australia
Beberapa Foto dari peluncuran Oceania Network di Western Sydney University

Koneksi Pasifik Australia

Sebuah peristiwa besar. Peluncuran Oceania Network di Western Sydney Uni versity hari ini (27 Oktober).

Pembicaraan inspirasi, pertunjukan tari Samoa dan tradisional   Pasifika-gaya makan siang.

Selamat kepada keterampilan organisasi Cammi ini .

Hari ini Mr Benny Wenda Mengunjungi Sahara Barat

Posted on Updated on

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat

El Aaiun,_Hari ini tanggal 13/10/2016, Mr Benny Wenda mengunjungi Sahara Barat untuk menyaksikan Festival Film FiSahara. Saat ini tuntutan rakyat Sahara Barat tidak bedah dengan tuntutan rakyat Papua yaitu berjuang untuk menentukan nasib sendiri dan merdeka. Berikut mengenai Sahara Barat….

 

PBB Setujui Hak Menentukan Nasib Sendiri Sahara Barat Komite Politik dan Dekolonisasi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau yang lebih dikenal sebagai Komite Keempat, kemarin (10/10) menerima resolusi yang menegaskan kembali hak rakyat Saharawi untuk menentukan nasib sendiri.

Resolusi, yang diadopsi pada akhir dari beberapa hari debat di PBB tentang dekolonisasi, menegaskan dukungan Majelis Umum PBB terhadap proses perundingan yang diprakarsai oleh Dewan Keamanan PBB untuk solusi politik yang adil, langgeng dan dapat diterima bersama serta memastikan hak rakyat Sahara Barat untuk menentukan nasib sendiri.

Resolusi yang diajukan oleh 25 negara, termasuk Aljazair, itu menyambut upaya yang dilakukan oleh Sekjen PBB dan utusan pribadinya untuk Sahara Barat, Christopher Ross, untuk mengadakan kembali perundingan yang ditangguhkan pada tahun 2012.

Sebagaimana dilaporkan oleh Sahara Press Service, resolusi yang diadopsi dengan konsensus itu mengundang pihak-pihak yang terlibat dalam konflik (Front Polisario dan Maroko) dan negara-negara di wilayah itu untuk bekerja sama penuh dengan utusan PBB.

Resolusi tersebut telah mengambil ide-ide PBB yang jelas dan besar tentang penyelesaian konflik Sahara Barat, yang terdiri dari dukungan terhadap peluncuran kembali perundingan antara Front Polisario dan Maroko, serta upaya mediasi yang dilakukan oleh Christopher Ross.

Delegasi dari negara-negara yang mengambil bagian dalam debat Komite Keempat tentang dekolonisasi, menyatakan dukungan besar untuk hak orang Saharawi dalam menentukan nasib sendiri. Mereka menyerukan dimulainya kembali perundingan antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik. Berikut beberapa foto Benny Wenda saat mengunjungi Sahara Barat

Berikut beberapa foto Benny Wenda saat mengunjungi Sahara Barat

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat

Hari ini Benny Wenda Kunjungi Sahara Barat